Aku
adalah remaja yang berusiaan 13 tahun. Aku sekolahan di suatu Sekolah Menengah
Pertama. Namaku Rachel. Lebih lengkapnya Rachel Amanda. Disini aku mempunyai
dua sahabat yaitu Rahma dan Intan. Mereka cukup pengertian kepadaku, walau
terkadang mereka menyebalkan tetapi aku tetap menyayangi mereka seperti aku
menyayanginya. Pertama kali kami kenal ketika MOS dan memulai sekolah di SMP.
Kami bersahabat cukup baik. Kemana-mana kami selalu bersama seperti layaknya
besi dan magnet yang sulit di pisahkan.
Suatu
hari, aku melihat sesosok laki-laki di kantin. Menurutku dia itu manis, tinggi,
pendiam, kelihatannya sih pintar dan suka nurut sama orang tuanya. Tapi kenapa
setiap aku melihat dia hati ini selalu dag...dig...dug.. kaya lagunya BLINK itu
lho...!! Apa mungkin aku jatuh cinta lagi ? Hmm, entahlah aku pun tidak tahu.
Aku sering cerita tentang cowok itu kepada sahabat ku, ternyata Rahma dan Intan
rumahnya bertetangga dengan cowok itu. Owh iya lupa nama cowok itu Farel
Anugrah. Walaupun Farel adalah kakak kelas ku tapi itu tidak menjadi penghalang
bagiku untuk tetap menyukai dan care padanya.
Seiring
berjalannya waktu, sekarang pun saatnya ujian semester. Sebelum ujian di mulai
aku pun melihat dan membuka buku pelajaran lalu sedikit menghafal. Ketika aku
sedang duduk di kelas tiba-tiba aku melihat sesosok cowok yang sepertinya aku
kenal dia. Setelah aku berfikir-fikir , “Emm...Oh diakan Fa...”
Teng...teng...teng... belpun berbunyi
tanda masuk kelas.
“Sebelum masuk kelas alangkah baiknya
untuk berbaris terlebih dahulu supaya terlihat rapih”ujar tegas guru pengawas.
Setelah
selesai berbaris kamipun masuk kelas dan duduk di bangku yang sudah tertera
nomer peserta ujian. Lembaran kertas soalpun dibagikan oleh guru pengawas dan
aku pun segera mengerjakan soal tersebut. Setelah kurang lebih 90 menit aku
sudah selesai mengerjakan soal ujian. Karena waktu masih lumayan lama kurang
lebih sekitar 30 menit lagi lembar jawaban di kumpulakan. Akupun memperhatikan
orang-orang di kelas. Maklum wajahnya lumayan asing bagiku, soalnya di campur
sama kakak kelas. Setelah beberapa menit aku baru nyadar kalau ternyata Farel
sekelas dengan ku malahan duduknya bersebalahan.
Teng...teng...teng... Belpun berbunyi
tanda ujian untuk hari ini telah selesai dan aku bergegas pulang.
*****
Sekarang
hari ke dua ujian. Seperti biasa setiap pagi aku selalu melihat Farel. Apa lagi
saat Farel tersenyum, lesung pipinya itu lohh yang membuat wajahnya semakin
manis.
“Kenapa bukan aku ?? Kenapa harus Melly
?? Kenapa nggak aku aja yang sebangku sama Farel ??” kata aku bertanya dalam
hati yang melamun.
“Hayohh lohh...lagi ngelamun apa sih
??” kata Rahma sahabat ku sembari mengagetkanku.
“Eng...enggak kok !! Nggak ngelamunin
apa-apa” kataku gugup.
Teng...teng...teng
belpun berbunyi tanda masuk kelas. Kamipun segera berbaris seperti biasanya.
Akupun mulai merhatiin Farel disaat ia tengah menyiapakn barisan di halaman
kelas.
Setelah
itu kami segera masuk kelas dan mengerjakan soal. Sewaktu aku sedang
mengerjakan soal, tiba-tiba.
“Dhe ?” ucap Farel memanggil-ku dengan suara
sedikit pelan.
“Iya kak, Ada apa ??” kataku sambil
membalikkan badan dan melihat Farel.
“Tolong kasih absen ini ke teman
sebangku adek !!” kata Farel meminta tolong padaku.
“Oh, iya kak” kata aku sambil
tersenyum kepada Farel.
“Makasih dhe” ucap Farel sambil
tersenyum kepadaku.
Lalu tiba-tiba kertas absen itu
terjatuh. Akupun segera mengambil kertas absen itu dan tidak sengaja tangan
kami saling bersentuhan dan kamipun saling menatap satu sama lain.
“Ekhem.. Bau apaan nih ??”
ucap sahabatku Intan yang melirik-ku dan pura-pura batuk. Lalu aku dan Farel
pura-pura tersenyum. Pada hari itu aku senang banget. Makin semangat ujian deh,
hehe.
*****
Hari ketiga ujian, hampir hal samapun
terjadi. Namun sewaktu mengerjakkan soal aku rasa ada yang aneh,
seperti ada yang sedang memerhatikan
gerak-gerkku. Dan setelah aku lihat ternyata yang sedang memerhatikan ku adalah
Farel. Ketika aku melihatnya diapun langsung berbalik muka. Akupun heran,
mengapa Farel selalu saja melihatku diam-diam.
Singkat cerita ujian pun sudah selesai
dan libur sekolahpun tiba. Karana pada waktu itu gak ada kerjaan, akupun
membuka akun FB dan update status.
Dan gak lama kemudian Farel pun
mengomentari status-ku. Sejak saat itu Farel dan aku sering komen-komenan di
FB. Kurang lebih 3 hari dari itu, Farel mengirim pesan pendek padaku yang
isinya mangatakan bahwa Farel ingin nomer Hadphone-ku. Sedikit basa-basi akupun
memberikan nomer Handphon ku kepada Farel. Dan semenjak saat itu Farel dan aku
sering sms-san. Walaupun hanya sms-san namun aku dan Farel seringkali berbagi
cerita, berbagi tawa, dan duka bersama.
“Doo.. Doo... Doo... Doo... Doo...
Doo... Kissing you baby...” Handphone ku berbunyi tanda ada sms masuk.
Aku buka dan ku baca sms itu dengan
sepenuh hati dan aku baca sms itu dengan baik-baik. Aku pun tidak menyangka
kalau Farel mengirimkan sms ini.
“De, kamu mu gak jadi My Princess ?”
kata Farel.
“Apa kak ? Aku gak ngerti ??” kataku.
“ADEK MAU GAK JADI PACAR KAKAK ???”
kata Farel.
Kalian
tau gak rasanya di tembak seseorang yang kita suka ?? Seneng banget tau. Kalau
kata iklan di TV sihh serasa melewati atmosfer cinta dan menuju rasi bintang
yang paling manis. Aku tidak langsung memberikan jawabanku kepada Farel. Coz,
akunya mau mikir-mikir lagi untuk menerima Farel. Dan aku pun bilang kepada
Farel, bahwa aku akan memberikan jawabannya nanti.
*****
6
hari berlalu, dan sekarang sudah tanggal 11 Januari. Selama 6 hari aku dan
Farel saling mengenal satu sama lain. Dan rencananya sekarang aku memberi
jawaban kepada Farel.
“Doo... Doo... Doo... Doo... Doo... Doo... Kissing you baby...”
Handphone-ku berbunyi tanda ada sms masuk.
“Dhe, gimana jawaban adek ??” kata
Farel.
“Tapi seandainya aku terima, kakak
janji dulu sama adek ??” kataku.
“Iya dek, kakak janji. Kkak bakal setia
sama adek” kata Farel meyakini-ku.
“Ya udah kak, aku terima :)” jawab ku.
“Beneran dek ,? Adek yakin .??” tanya Farel.
“Iya kak, yakin” kataku.
“Makasih dek :)” kata Farel.
Pada hari itu, tanggal 11 Januari 2013
aku dan Farel menjalin hubungan sepecial. Bahagia sekali aku pada saat itu,
serasa dunia milik kita berdua. Dan gak sadar akupun menyanyi,
Sebelas
Januari bertemu
Menjalani kisah cinta ini
Naluri berkata
engkaulah milikku
Bahagia selalu dimiliki
Bertahun
menjalani bersamamu
Kunyatakan bahwa engkaulah jiwaku
Akulah
penjagamu
Akulah pelindungmu
Akulah
pendampingmu
Disetiap langkah-langkahmu
Pernahku menyakiti
hatimu
Pernahku melupakan janji ini
Semua karena
kita ini manusia
Akulah penjagamu
Akulah
pelindungmu
Akulah pendampingmu
Disetiap
langkah-langkahmu
Kau
bawa diriku
Kedalam hidupmu
Kau
basuh diriku
Dengan rasa sayang
Senyummu juga sedihmu adalah hidupku
Kau sentuh cintaku dengan lembut
Dengan sejuta warna.
Gak
nyangka juga kalau tanggal anniversary aku dan Farel ada lagunya. Kalau gak
salah sihh lagunya Gigi Band itu lohh, yang lagunya sama kaya tanggal
anniversary, 11 Januari, hehe.
*****
Gak
kerasa sudah 3 bulan aku dan Farel menjalin hubungan special ini. Kalau Bahasa
Jepang-nya “Kawaii Hito”. Alhamdulillah selama 3 bulan ini, hubungan-ku dengan
Farel baik-baik saja dan gak pernah ada masalah sama sekali.
Farel tipekal orang yang baik, perhatian,
pintar, setia, dan penyebar. Walaupun cerewet dan egois, tapi Farel tetap sabar
menghadapi keegoisanku. Aku berharap hubungan ini akan bertahan lama. Amiin....
Farel,
aku mau kamu tetap setia dan perhatian seperti saat ini. You Are Special
Someone For Me,, Everyday....JJJ